setengah dua belas
bersandar
setumpuk gelisah
dipojok halaman
bukan kedatanganmu
melainkan desir angin
hampir menghampiri
oh... seandainya aku
bersamamu tentu
rembulan tak akan sendiri
relakan sepi menjelma perapian
menghangatkan rasa
menyalakan cinta
hingga gairah terbakar pada lidah dan bibir kita
setengah dua belas
setumpuk gelisah
bukan
bukan kedatanganmu
melainkan desir angin
hampir menghampiri
0 komentar:
Poskan Komentar